News

Prabowo Disambut Hangat Diaspora Indonesia Saat Tiba di Swiss

"Diaspora berharap bahwa dengan adanya Pak Prabowo di pimpinan RI-1, kita yakin bahwa beliau akan membawa ke Indonesia yang lebih baik,"

Jakarta (KABARIN) - Presiden RI Prabowo Subianto disambut hangat oleh perwakilan pemerintah dan diaspora Indonesia ketika tiba di hotel tempatnya menginap di Bad Ragaz, Swiss menjelang keikutsertaannya di World Economic Forum (WEF) di Davos.

Acara penyambutan ini dihadiri Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa Y.M. Sidharto R. Suryodipuro, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Deputi Wakil Tetap II PTRI Jenewa/Duta Besar Nur Rakhman Setyoko, Atase Darat KBRI Paris Kolonel Arm Aji Nugroho, serta jajaran home staff dan local staff KBRI Bern dan PTRI Jenewa.

Sejumlah diaspora juga ikut hadir termasuk dua anak Indonesia, Tanaya Apriandi yang berusia tujuh tahun dan Narendra Apriandi 12 tahun, untuk menyambut kedatangan Kepala Negara.

Presiden Prabowo menyalami dan berbincang dengan para tamu yang menunggunya dan menerima buket bunga dari perwakilan diaspora. Salah satu diaspora, Fadli, mengaku antusias dengan kehadiran Presiden Prabowo di WEF karena dalam beberapa tahun terakhir belum ada presiden Indonesia yang hadir langsung di forum tersebut.

Kehadiran Prabowo dinilai sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk memperluas keterbukaan di kancah global, mendorong minat investasi asing, dan memperkuat posisi negara dalam kerja sama internasional.

"Diaspora berharap bahwa dengan adanya Pak Prabowo di pimpinan RI-1, kita yakin bahwa beliau akan membawa ke Indonesia yang lebih baik," ucap Fadli.

Di WEF 2026, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato khusus pada Kamis pukul 14.00-14.30 waktu setempat bersama Presiden dan CEO WEF Børge Brende.

Tahun ini, forum tersebut juga dihadiri pemimpin dunia lain seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden AS Donald J. Trump, Presiden Argentina Javier Milei, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.

World Economic Forum yang rutin digelar setiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss, mempertemukan ahli, ekonom, akademisi, dan pemimpin dunia untuk berdialog membahas tantangan ekonomi saat ini serta proyeksi masa depan. Forum ini digelar oleh organisasi non-pemerintah dan think tank yang berkantor pusat di Cologny, Jenewa, Swiss.

Pewarta: Fathur Rochman/Aria Cindyara
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: